SEJARAH JURUSAN GIZI

Politeknik Kesehatan Bengkulu merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Badan PPSDM Kesehatan) Kementerian Kesehatan dan dipimpin oleh seorang Direktur yang bertanggung jawab kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan. Poltekkes Kemenkes Bengkulu memiliki 6 (enam) Jurusan dengan 12 (duabelas) Program Studi. Salah satu jurusan yang ada yaitu Jurusan Gizi. Pada awal nya Jurusan  Gizi berdiri dengan landasan hukum yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan  adalah Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK. 00.06.1.4.2.02226 tanggal 01 Juli 2004 dan sejak tanggal 02 Agustus 2007 berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI  No.890/MENKES/VIII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Poltekkes RI nama Program Studi Gizi diganti menjadi Jurusan Gizi. Pada Jurusan ini telah diselenggarakan dua program studi yaitu Program Studi Diploma III Gizi (D.III Gizi) dan Program Studi Sarjana Terapan Gizi (D.IV Gizi)

Saat ini Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu mempunyai tugas melaksanakan pendidikan profesional dalam Prodi Diploma III dan Prodi Diploma IV. Prodi D.IV Gizi berupaya berperan serta aktif dalam pembangunan bangsa dan negara dengan cara : Menyelenggarakan progam studi yang mampu menunjang peningkatan, pembangunan, penerapan ilmu pengetahuan, ketrampilan, kecakapan hidup dibidang ilmu gizi yang  berdaya guna dan berhasil guna bagi masyarakat banyak. Menciptakan suatu sistem kegiatan dan aktifitas akademis yang memiliki berkaitan dan relevansi tinggi dalam memenuhi kebutuhan pembangunan sumber daya manusia lokal dan nasional sehingga dapat menciptakan kemampuan secara regional dan internasional. Menyediakan sarana-prasarana yang terkait dengan ilmu pengetahuan, kecakapan hidup, dan terknologi ilmu gizi dan lingkungan yang kondusif untuk membangun suatu kegiatan dan aktivitas akademis yang efektifitas dan efisien dalam rangka menghasilkan lulusan yang memiliki nilai-nilai achievement, output, outcomes yang bermutu dan akuntabel bagi masyarakat luas.